Published 2025-07-14
Keywords
- Laporan Laba Rugi; Sate Maranggi; UMKM
How to Cite
Abstract
UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun sering menghadapi keterbatasan dalam pencatatan dan pelaporan keuangan yang memadai. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi UMKM Sate Maranggi yang belum menyusun laporan laba rugi secara sistematis, sehingga menyulitkan dalam mengevaluasi kinerja keuangan dan mengambil keputusan strategis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur dan penyusunan laporan laba rugi pada UMKM Sate Maranggi, serta mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi laba atau rugi usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh data transaksi keuangan UMKM Sate Maranggi selama tahun 2024. Sampel dipilih secara purposive dengan mempertimbangkan kelengkapan dan relevansi data. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyusunan laporan laba rugi berdasarkan standar akuntansi sederhana, disertai analisis rasio keuangan seperti margin laba bersih dan tingkat efisiensi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laporan laba rugi dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi keuangan usaha, termasuk pola pendapatan dan beban usaha. Faktor utama yang mempengaruhi laba rugi adalah harga bahan baku dan jumlah pelanggan per bulan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan analisis keuangan sederhana yang mudah diadopsi oleh UMKM tradisional. Implikasi penelitian ini adalah memberikan dasar yang kuat bagi pemilik usaha dalam perencanaan keuangan dan pengambilan keputusan, serta mendorong literasi akuntansi di kalangan pelaku UMKM.
References
- Utari, I. (2022). Analisis Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan SAK EMKM. Jurnal Akuntansi Bisnis, 5(2).
- Handayani, A. (2024). Implementasi Akuntansi Sederhana pada UMKM Berbasis Aplikasi Mobile. urnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Digital, 45–56.
- Hou, W. &. (2010). SMEs Financial Disclosure and Credit Access in Developing Economies. International Journal of Finance and Accounting, 11–19.
- Maulina, R. Y. (2023). Struktur Biaya UMKM Kuliner Tradisional dan Strategi Efisiensi Biaya. Jurnal Ekonomi Mikro dan Pemberdayaan Usaha Kecil, 67–79.
- Utari, S. (2022). Kendala UMKM dalam Menyusun Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM. Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi, 98–107.
- Zaitunnisaa, I. &. (2021). Pengaruh Pencatatan Keuangan Digital terhadap Efektivitas Operasional UMKM. urnal Keuangan dan UMKM, 22-30.
- Handayani, A. (2024). Implementasi Akuntansi Sederhana pada UMKM Berbasis Aplikasi Mobile. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Digital, 45–56.
- Pratama, Y. &. (2021). Peran laporan keuangan sederhana dalam pengambilan keputusan UMKM kuliner. Jurnal Manajemen Usaha Kecil, 55-66.
- Putra, R. A. (2020). Penerapan SAK EMKM dalam pencatatan laporan laba rugi UMKM makanan. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 4-5.
- Siregar, A. M. (2019). Kajian strategi bisnis kuliner kaki lima menghadapi persaingan brand besar. Jurnal Inovasi Ekonomi dan Bisnis, 5.
- Utari, S. (2022). Kendala UMKM dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM. Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi, 1-2.
- Widodo, B. &. (2023). Literasi akuntansi di kalangan pelaku UMKM: Studi kasus pelatihan SAK EMKM. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Ekonomi, 5-6.
- Zaitunnisaa, I. &. (2021). Pengaruh pencatatan keuangan digital terhadap efektivitas operasional UMKM. Jurnal Keuangan dan UMKM, 2.
- Ardini, L. &. (2021). Pengaruh manajemen persediaan bahan baku terhadap profitabilitas UMKM makanan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan, 5-6.
- Hasan, M. (2021). Penerapan manajemen biaya pada usaha mikro dalam rangka efisiensi operasiona. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 4.
- Wijayanti, A. &. (2020). Studi implementasi pelatihan literasi keuangan berbasis SAK EMKM pada UMKM binaan pemerintah daerah. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi Lokal, 6.