Vol. 22 No. 4 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Articles

ANALISIS STRATEGI PROMOSI DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KEPESERTAAN PEKERJA INFORMAL PADA SALAH SATU CABANG LEMBAGA SOSIAL DI JAKARTA

Mohammad Fikri Mauludin
Universitas Negeri Jakarta
Osly Usman
Universitas Negeri Jakarta
Maulana Amirul Adha
Universitas Negeri Jakarta

Published 2025-07-15

Keywords

  • Promotion Strategy, Informal Workers, Social Intitution, Membership, and Community.,
  • Strategi Promosi, Pekerja Informal, Lembaga Sosial, Kepesertaan, dan Masyarakat.

How to Cite

ANALISIS STRATEGI PROMOSI DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KEPESERTAAN PEKERJA INFORMAL PADA SALAH SATU CABANG LEMBAGA SOSIAL DI JAKARTA. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 22(4), 91-100. https://doi.org/10.2324/4x48yz09

Abstract

Informal workers are a vulnerable group with high occupational risks and limited access to social security. One branch of a social institution in Jakarta is responsible for increasing participation among this segment, yet its promotional strategies remain suboptimal. This study aims to analyze the applied promotional strategies, identify existing challenges, and formulate appropriate solutions to effectively reach informal workers. A descriptive qualitative approach with a case study method was used. The research involved four key informants: three membership supervisors and one head of the membership division. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using NVivo 12 Plus software. The findings indicate that the institution employs a combination of digital media and direct outreach strategies. Major challenges include low public awareness, limited human resources, and the use of overly technical promotional language. Suggested solutions include simplifying promotional content, using more visual media, and collaborating with community figures. The study recommends adaptive and communicative strategies tailored to the characteristics of informal workers.

Pekerja informal merupakan kelompok rentan dengan risiko kerja tinggi yang belum sepenuhnya terlindungi oleh sistem jaminan sosial. Salah satu cabang lembaga sosial di Jakarta bertugas meningkatkan kepesertaan kelompok ini, namun efektivitas strategi promosinya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi promosi yang diterapkan, kendala yang dihadapi, serta solusi yang dapat dilakukan untuk menjangkau pekerja informal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Informan terdiri dari tiga supervisor kepesertaan dan satu kepala bidang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan bantuan aplikasi NVivo 12 Plus. Hasil menunjukkan bahwa strategi promosi dilakukan dengan menggabungkan media digital dan sosialisasi langsung. Kendala utama mencakup rendahnya pemahaman masyarakat, keterbatasan sumber daya, serta penggunaan bahasa promosi yang kurang komunikatif. Solusi yang disarankan mencakup penyederhanaan materi, pemanfaatan media visual, serta kolaborasi dengan tokoh masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan strategi promosi yang adaptif, komunikatif, dan sesuai dengan karakteristik pekerja informal.

References

  1. [1] Nufus, H., & Handayani, T. (2022). Strategi Promosi dengan Memanfaatkan Media Sosial TikTok dalam Meningkatkan Penjualan (Studi Kasus Pada TN Official Store). Jurnal EMT KITA, 6(1), 21–34. https://doi.org/10.35870/emt.v6i1.483
  2. [2] Amanah, S. (2024). Peranan Strategi Promosi Pemasaran Terhadap Peningkatan Volume Penjualan. JURNAL LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, 13(1), 47-55., 3 (1)(1693–6922), 47–55.
  3. [3] Saragih, C. L., & Andriyansah, A. (2023). Strategi Promosi Dalam Meningkatkan Penjualan Pada Platform Tiktok. Kolegial, 11(2), 151-160.
  4. [4] Alvin Hidayatullah, M. (2023). Analisis Strategi Promosi Personal Selling Pada Baitul Maal Wat Tamwil (Bmt) Beringharjo Dolopo, Madiun Terhadap Loyalitas Anggota. Salam (Islamic Economics Journal), 4(1), 79. https://doi.org/10.24042/slm.v4i1.17028
  5. [5] Hasanudin, Rahmawati, E. D., & Suyatno, A. (2023). Strategi Promosi terhadap Peningkatan Volume Penjualan pada Toko Redjo AC Sukoharjo. Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA), 1(3), 257–270.
  6. [6] Bilkistiana, Y., Sari, M. S., & Sasongko, I. M. (2021). Membuat Strategi Promosi dalam Membangun Brand Awareness terhadap Rumah Makan Padang Panjang di Instagram. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1–8. Retrieved from https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat/article/view/10960
  7. [7] Panguriseng, A. A., & Nur, I. (2022). Analisis Strategi Promosi dan Pengaruh Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Amsir, 1(1), 55–66.
  8. [8] Widyamati, S., Fasa, M. I., & Suharto. (2022). Analisis Strategi Promosi terhadap Analisa Pengembangan Produk Perbankan Syariah. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi (JEBMAK), 1(3), 355–368. Retrieved from https://ejournal.lapad.id/index.php/jebmak/article/view/25/24
  9. [9] Harahap, W. R. (2021). Penerapan Strategi Promosi Perpustakaan. JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi), 6(1), 103. https://doi.org/10.30829/jipi.v6i1.9314
  10. [10] Effendy, M. L., Sari, M. I., & Hermawan, H. (2021). Pengaruh Strategi Promosi Melalui Media Sosial, Kualitas Pelayanan, dan Word of Mouth Terhadap Loyalitas Pelanggan pada Warung Kopi Cak Kebo. E-Journal Ekonomi Bisnis Dan Akuntansi, 8(2), 107. https://doi.org/10.19184/ejeba.v8i2.24805
  11. [11] Baskoro, F. (2021). Analisis Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Jumlah Kepesertaan Bukan Penerima Upah Pada BPJS Ketenagakerjaan kantor Cabang Perintis Ponorogo. 468–476. Retrieved from http://etheses.iainponorogo.ac.id/15972/
  12. [12] Balaka, M. Y., Rumbia, W. A., & Ernawati. (2022). Studi Karakteristik Pekerja Sektor Informal Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Kota Kendari. Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan (JPEP), 7(2), 178–179. Retrieved from http://ojs.uho.ac.id/index.php/JPEP.
  13. [13] Pambudi, L. S. (2020). Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah di Wilayah Kota Semarang Ditinjau Dari Permenaker Nomor 1 Tahun 2016. Indonesian State Law Review, 1(2), 208. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/islrev/article/view/38439/15845/
  14. [14] Siregar, D. J. (2024). Akuisisi dan Retensi Kepesertaan BPU: Mempertahankan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Jurnal Jamsostek, 2(2), 163–184. https://doi.org/10.61626/jamsostek.v2i2.20
  15. [15] Pradani, E., Lubis, F. A., Ekonomi, F., Bisnis, D., Negeri, I., & Utara, S. (2023). Peran Asuransi BPJS Ketenagakerjaan Terhadap Buruh Yang Bukan Penerima Upah (BPU) Di Tanjung Morawa. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 08(30), 1135–1144.