ANALISIS YURIDIS KOMPARATIF TERHADAP PUTUSAN HAKIM PADA PERKARA No.678/Pid.B/2024/Pn.Pbr DAN No.490/Pid.B/2024/Pn.Pbr SERTA RELEVANSINYA DENGAN TEORI KEADILAN
- Authors
-
-
Betti Rahmasari
Organisasi Bantuan Hukum Pusat Advokasi Hukum Dan Hak Asasi ManusiaAuthor -
M. Fachri Hanafi
Organisasi Bantuan Hukum Pusat Advokasi Hukum Dan Hak Asasi ManusiaAuthor -
Alief Akbar
Organisasi Bantuan Hukum Pusat Advokasi Hukum Dan Hak Asasi ManusiaAuthor -
Tuti Widya Ningsih
Organisasi Bantuan Hukum Pusat Advokasi Hukum Dan Hak Asasi ManusiaAuthor
-
- Keywords:
- Penggelapan dalam jabatan, Putusan Hakim, Teori Keadilan, Embezzlement in office, Judicial decision, Theory of Justice
- Abstract
-
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pertimbangan hakim pada putusan perkara No.678/Pid.B/2024/ Pn.Pbr Dan No.490/Pid.B/2024/Pn.Pbr serta relevansinya dengan teori keadilan. Putusan tersebut mengacu kepada dua perkara mengenai Tindak Pidana Penggelapan dalam Jabatan yang diatur dalam Pasal 374 KUHP. Dalam putusannya, Majelis Hakim mengadili para Terdakwa dengan hukuman pidana penjara yang masa tahanannya terbilang hampir sama atau hanya berbeda beberapa bulan saja padahal nominal yang digelapkan oleh para Terdakwa satu sama lainnya sangat jauh berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan Pustaka atau data sekunder sebagai dasar untuk diteliti dengan cara mengadakan penelusuran terhadap peraturan-peraturan dan literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder, data primer diperoleh Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) No.8 Tahun 1981, Putusan Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru. Sementara data sekunder diperoleh dari berbagai literature seperti buku-buku, artikel, karya ilmiah, prosiding seminar, web, dan lain sebagainya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian hukum ini dilakukan dengan studi Pustaka terhadap bahan-bahan hukum, baik bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, maupun bahan hukum tersier dan atau bahan non-hukum Teknis analisis data yang dilakukan adalah analisis komparatif yaitu metode analisis hukum yang dilakukan dengan membandingkan ketentuan hukum dari dua atau lebih sistem hukum, negara, atau peraturan yang berbeda untuk memahami persamaan, perbedaan, serta kelemahan dan kelebihan masing-masing sistem hukum tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hasil putusan majelis hakim terhadap hukuman pidana kurungan yang hampir sama pada dua perkara penggelapan dalam jabatan dengan nominal penggelapan yang jauh berbeda disebabkan oleh pertimbangan Majelis Hakim terhadap latar belakang serta keadaan yang menyertai para Terdakwa dalam melakukan Tindak Pidana dan telah sesuai dengan teori keadilan.
Kata kunci: Penggelapan dalam jabatan, Putusan Hakim, Teori Keadilan.
Abstract
The objective of this research is to analyze the judicial considerations in the verdicts of Case No. 678/Pid.B/2024/Pn.Pbr and Case No. 490/Pid.B/2024/Pn.Pbr, as well as their relevance to the Theory of Justice. These rulings pertain to two criminal cases involving the offense of embezzlement in office, as governed by Article 374 of the Indonesian Penal Code (KUHP). In both decisions, the Panel of Judges imposed prison sentences on the defendants that were nearly identical in duration, differing only by a few months, despite the substantial disparity in the amount embezzled by each defendant. This study employs a normative juridical approach, which is a legal research method based on the examination of legal literature and secondary data. The research was conducted through a review of statutes, case law, and legal doctrine relevant to the issues under investigation. The data used in this research consists of both primary and secondary sources. Primary data includes the Indonesian Penal Code (KUHP), the Indonesian Code of Criminal Procedure (KUHAP) No. 8 of 1981, and decisions from the Pekanbaru District Court. Secondary data was obtained from various sources such as books, scholarly articles, research papers, seminar proceedings, websites, and other related materials. The data collection technique involved literature study of legal sources, including primary, secondary, and tertiary legal materials, as well as relevant non-legal sources. The data analysis method applied is comparative legal analysis—an approach that compares legal provisions from different legal systems, countries, or regulations to identify similarities, differences, and assess the strengths and weaknesses of each legal framework. The findings of this study indicate that the similarity in the length of imprisonment imposed by the Panel of Judges in the two embezzlement cases, despite the wide gap in the amounts embezzled, is attributable to the judges’ consideration of the defendants’ backgrounds and the specific circumstances surrounding the commission of the crime. These considerations are consistent with the principles embedded in the Theory of Justice.
Keywords: Embezzlement in office, Judicial decision, Theory of Justice.
- Downloads
- Published
- 2025-06-14
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Ketika Keliat’tan Shae Bias Cemerlang, Rahmat Saputra, Indra Lorenly Nainggolan, UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA BERDASARKAN UNDANG – UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2004 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Nurul Kholifah, Dita Anggraeni Dewi, Alda Silvia Maharani, DAMPAK KORUPSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPERCAYAAN MASYARAKAT DAN PENGARUHNYA BAGI WAJIB PAJAK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 12 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- M.Satria Habibi, Geria Rahma, Rafli Suryadinata, Selvi Nabila Aprilia, Khairunnisa Puteri Ryanti, Mhd Fikry Al Ghifari, T.Arif Hidayat, Nurahim Rasudin, DINAMIKA HUKUM ADAT DALAM ARUS MODERNITAS: KAJIAN ANTROPOLOGI HUKUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 13 No. 7 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Anita Firdausi, Fauzan Nur Abadi, Tiara Yogi Dwi Amelia, Triana, TINJAUAN ETIS DAN HUKUM TERHADAP PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DI TENGAH MARAKNYA KONTEN DEEPFAKE DI MEDIA SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 14 No. 6 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Nazilla Zetira Mawar Dini, KEWENANGAN DOKTER FORENSIK DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN MENGGUNAKAN ZAT-ZAT BERBAHAYA ATAU RACUN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 14 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- M. Rozi Nur Cahyo, Danu Suryani, Hidayat Rumatiga, PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANGGOTA BRIMOB DALAM PELAKSANAAN PENINDAKAN KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA DI PAPUA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 2 TAHUN 2002 TENTANG POLRI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Alfindo Andry Saputra, Pentana Seniwati, Alya Ramhadella, Conny Fzeyn Ananda, Pipi Susanti, REKONTRUKSI KEWENANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENETAPAN WILAYAH IZIN USAHA PERTAMBANGAN PASCA REVISI UNDANG-UNDANG MINERBA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 13 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Ghalih Dwi Wibowo, Inggit Kusumaningrum Aulia Sukamto, Erika Silvi Setiawati, Adilah Dian Isnaeni, Khansa Adelia Labibah, STRATEGI PEGADAIAN DALAM MENGELOLA RISIKO GADAI EMAS STUDI KASUS KOMPARASI ANTARA PEGADAIAN SYARIAH DAN KONVENSIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Reka Khorisma, Rifqi Fadlurrohim, Saroza Idramsyah Raihan, Desi Hafizah Sudirman, Iskandar, TINJAUAN ASPEK HUKUM KEPEGAWAIAN DALAM PENINGKATAN AKUNTABILITAS TERHADAP PERLINDUNGAN DATA PEGAWAI UNTUK MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 12 No. 6 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Hanna Reda Fairuz Salsabila, ANALISIS HUKUM TERHADAP WANPRESTASI PADA PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA INFLUENCER DAN BRAND PADA PLATFORM DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 14 No. 8 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
You may also start an advanced similarity search for this article.