Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Volume 9, No. 3Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi

Published July 8, 2025

Issue description

Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang multidisplin ilmu Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh Institute Cahaya Ilmu Bangsa Jurnal ini  diterbitkan tiap bulan. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek bertujuan menerbitkan makalah-makalah berkualitas tinggi  di bidang Sains dan Teknologi Industri yang direview oleh beberapa orang reviewer di bidang Sains, Teknologi, Komunikasi dan Industri yang diterbitkan oleh Cahaya Ilmu Bangsa. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek menerima makalah yang merupakan hasil pemikiran original dan kontribusi yang signifikan yang belum pernah diterbitkan sebelumnya. Jurnal ini diterbitkan untuk disiplin ilmu sains dan teknologi industri

Articles

  1. Pengelompokan Pelanggan Supermarket Berdasarkan Riwayat Transaksi Dengan Metode K-Means Clustering

    This research aims to apply the K-Means Clustering method to group supermarket customers based on their transaction history. Amid the increasingly competitive retail business landscape and rapid changes in consumer behavior, a deep understanding of customer segmentation is crucial for enhancing profitability and maintaining customer loyalty. As business entities, supermarkets generate a large volume of transaction data daily. This data holds valuable information that can be analyzed to uncover hidden patterns in purchasing behavior, product preferences, as well as customer visit frequency and transaction value. The K-Means Clustering method was chosen due to its algorithmic simplicity and efficiency in handling large-scale data. This method partitions customer data into several clusters based on similarities in certain characteristics, such as total purchases, visit frequency, and time of last transaction. The clustering results are expected to identify various customer segments, such as loyal customers, at-risk customers, and potential customers whose loyalty can be enhanced through targeted approaches. The insights gained from this grouping process will be valuable for management in designing more personalized and targeted marketing strategies, developing appropriate loyalty programs, and optimizing stock management and product promotions. Therefore, this research provides a significant contribution by offering a scientific foundation for data-driven strategic decision-making, particularly in customer management within the supermarket retail sector.

  2. PERHITUNGAN BIAYA OPERASIONAL ALAT BERAT EXCAVATOR KOMATSU PC78UU PEKERJAAN GALIAN PROYEK REVITALISASI MASJID NURUZZAMAN UNIVERSITAS AIRLANGGA KAMPUS B SURABAYA

    Pekerjaan penggalian pile cap merupakan tahapan fundamental dalam pembangunan struktur pondasi. Pile cap berfungsi sebagai penghubung antara tiang pancang dengan kolom struktur atas, sehingga membutuhkan penggalian yang presisi dan efisien agar kuat dan kokoh. Penggunaan alat berat excavator merupakan solusi utama dalam meningkatkan efisien pekerjaan yang yang dapat terlaksana sesuai dengan ketentuan yang sudah disepakati. Meskipun excavator dapat meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan penggalian, perhitungan biaya operasionalnya seringkali belum optimal. Kurangnya pemahaman yang komprehensif mengenai komponen biaya dapat menyebabkan pembengkakan anggaran, penundaan jadwal proyek, dan bahkan dapat merugikan finansial bagi kontraktor. Penting sekali melakukan perhitungan biaya operasional excavator, khususnya pada pekerjaan penggalian pile cap, agar dapat diperoleh estimasi yang akurat dan perencanaan yang lebih baik. Penelitian dilakukan terhadap pekerjaan galian pada proyek revitalisasi Masjid Nuruzzaman Universitas Airlangga terutama terhadap galian pile cap. Alat berat yang digunakan terhadap pekerjaan galian pile cap yaitu excavator jenis Komatsu PC78UU. Perhitungan dilakukan sesuai Peraturan Menteri PUPR No 8 tahun 2023. Pada hasil penelitian terhadap biaya operasional alat berat excavator Komatsu PC78UU pada pekerjaan galian pile cap proyek Revitalisasi Masjid Nuruzzaman Universitas Airlangga yaitu sebesar  Rp 205.457,50/jam dengan biaya total selama pengerjaan selesai atau 192 jam kerja yaitu sebesar Rp 39.447.840,00.

  3. ANALISIS KINERJA UNIT APRON MOVEMENT CONTROL (AMC) DALAM PENGAWASAN DI SISI UDARA UNTUK MENJAGA KEAMANAN DAN KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL HANG NADIM BATAM

              Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Unit Pengendalian Pergerakan Apron (AMC) dalam melakukan pengawasan di area udara, dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dengan cara pengumpulan data yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi.

               Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unit AMC memiliki tanggung jawab utama dalam mengawasi pergerakan pesawat, kendaraan, dan personel di area apron. Tugas ini dilakukan dengan patroli rutin, inspeksi FOD (Foreign Object Debris), serta penerapan SOP yang ketat terkait penggunaan APD dan batas kecepatan kendaraan. Meskipun pengawasan telah dilakukan sesuai prosedur, masih ditemukan kendala seperti peralatan yang sudah usang, serta pelanggaran disiplin oleh pengguna apron. Untuk mengatasi kendala tersebut, Unit AMC melakukan upaya peningkatan sinergi dengan unit lain, pelatihan ulang, serta pengusulan pembaruan fasilitas pendukung.

              Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kinerja AMC cukup baik namun masih perlu penguatan pada aspek koordinasi, sarana pengawasan, dan penegakan disiplin demi menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan secara optimal.

  4. PERHITUNGAN BIAYA OPERASIONAL ALAT BERAT EXCAVATOR KOMATSU PC78UU PEKERJAAN GALIAN PROYEK REVITALISASI MASJID NURUZZAMAN UNIVERSITAS AIRLANGGA KAMPUS B SURABAYA

    Pekerjaan penggalian pile cap merupakan tahapan fundamental dalam pembangunan struktur pondasi. Pile cap berfungsi sebagai penghubung antara tiang pancang dengan kolom struktur atas, sehingga membutuhkan penggalian yang presisi dan efisien agar kuat dan kokoh. Penggunaan alat berat excavator merupakan solusi utama dalam meningkatkan efisien pekerjaan yang yang dapat terlaksana sesuai dengan ketentuan yang sudah disepakati. Meskipun excavator dapat meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan penggalian, perhitungan biaya operasionalnya seringkali belum optimal. Kurangnya pemahaman yang komprehensif mengenai komponen biaya dapat menyebabkan pembengkakan anggaran, penundaan jadwal proyek, dan bahkan dapat merugikan finansial bagi kontraktor. Penting sekali melakukan perhitungan biaya operasional excavator, khususnya pada pekerjaan penggalian pile cap, agar dapat diperoleh estimasi yang akurat dan perencanaan yang lebih baik. Penelitian dilakukan terhadap pekerjaan galian pada proyek revitalisasi Masjid Nuruzzaman Universitas Airlangga terutama terhadap galian pile cap. Alat berat yang digunakan terhadap pekerjaan galian pile cap yaitu excavator jenis Komatsu PC78UU. Perhitungan dilakukan sesuai Peraturan Menteri PUPR No 8 tahun 2023. Pada hasil penelitian terhadap biaya operasional alat berat excavator Komatsu PC78UU pada pekerjaan galian pile cap proyek Revitalisasi Masjid Nuruzzaman Universitas Airlangga yaitu sebesar  Rp 205.457,50/jam dengan biaya total selama pengerjaan selesai atau 192 jam kerja yaitu sebesar Rp 39.447.840,00.

  5. ANALISIS KINERJA STRUKTURAL PELAT LANTAI WAREHOUSE MENGGUNAKAN BETON BERSERAT BAJA (STUDI KASUS: EXTENSION ASSEMBLY FACTORY HYUNDAI)

    Industrial floor slabs must be able to withstand heavy loads continuously throughout their service life. However, the use of conventional steel reinforcement still has limitations, such as the risk of cracking and corrosion that can reduce the structural lifespan. This study aims to analyze the performance of warehouse floor slabs using BarChip MQ58 steel fiber reinforced concrete (SFRC) as an alternative to partially or fully replacing conventional reinforcement. The research method involves numerical modeling using SAP2000 software, supported by manual calculation validation. The analyzed models include conventional reinforced concrete slabs with thicknesses of 17.5 cm, 20 cm, 22.5 cm, and 25 cm, and an SFRC slab using BarChip MQ58 fibers with a thickness of 20 cm. The main parameters evaluated are flexural capacity, maximum shear force, and vertical deflection. The simulation results show that increasing the thickness of conventional slabs effectively reduces deflection but does not significantly improve flexural capacity. In contrast, the BarChip MQ58 SFRC slab with a thickness of 20 cm achieves a flexural moment of 35.31 kNm/m, shear force of 261.26 kN/m, and deflection of 17.12 mm, which remains below the L/240 service limit. This performance is equivalent to conventional slabs with a thickness of about 22.5–25 cm. The study concludes that using BarChip MQ58 steel fiber reinforced concrete is effective in optimizing floor slab thickness without reducing strength and while meeting serviceability criteria.

  6. APLIKASI KRIPTOGRAFI CLIENT-SIDE BERBASIS WEB MENGGUNAKAN CAESAR CIPHER, VIGENERE CIPHER, DAN AES DENGAN DUKUNGAN ASISTEN AI

    Penelitian ini membahas perancangan aplikasi kriptografi berbasis web dengan pendekatan client-side menggunakan algoritma Caesar Cipher, Vigenere Cipher, dan AES. Aplikasi dikembangkan dengan HTML, TailwindCSS, Alpine.js, dan CryptoJS, serta dilengkapi fitur AI Assistant untuk membantu pemahaman pengguna secara interaktif. Seluruh proses enkripsi dan dekripsi berjalan di sisi pengguna tanpa melibatkan server, menjaga privasi data. Pengujian dilakukan menggunakan metode black-box. Hasil menunjukkan aplikasi bekerja stabil, akurat, dan edukatif. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan sistem keamanan informasi berbasis web yang ringan dan ramah pengguna.

     

    This study presents the design of a client-side web-based cryptographic application using Caesar Cipher, Vigenere Cipher, and AES algorithms. The system is built with HTML, TailwindCSS, Alpine.js, and CryptoJS, and includes an AI Assistant for interactive learning. All encryption and decryption processes are executed on the client side to maintain data privacy. Testing used the black-box method. Results show the application functions reliably, produces accurate results, and supports educational purposes. This research contributes to lightweight and user-friendly information security systems on the web.

  7. PENGARUH KUALITAS FASILITAS KARGO TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA JASA DI BANDAR UDARA JENDERAL AHMAD YANI SEMARANG

    Pertumbuhan arus pengiriman barang melalui udara semakin meningkat seiring jalannya waktu dengan perkembangan industri, perdaganngan, dan e-commerce di Indonesia ini. Kualitas Fasilitas Kargo adalah salah satu elemen yang signifikan dalam mempengaruhi efektivitas operasi dan Kepuasan Pengguna Layanan. Tujuan dari studi ini adalah untuk menemukan keterkaitan antara mutu fasilitas kargo dengan kepuasan pelanggan di Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

    Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2025 dan menggunakan metodologi kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 69 orang pengguna jasa di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana yang dilakukan dengan perangkat lunak SPSS.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara kualitas kendaraan angkutan barang dengan kepuasan pelanggan. Uji t menghasilkan nilai t sebesar 17,455 yang secara signifikan lebih tinggi dari nilai t sebesar 1,668 dan taraf signifikansi 0,00 yang secara signifikan lebih kecil dari 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 82% menunjukkan bahwa kualitas kendaraan angkutan barang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan sisanya sebesar 18% dipengaruhi oleh faktor lain di luar cakupan penelitian. Dari aspek-aspek fasilitas seperti dimensi fungsional, keamanan, aksebilitas, estetika, dan daya tahan terbukti dan berperan penting dalam membentuk kepuasan pengguna.

  8. KINERJA FLIGHT INFORMATION DISPLAY SYSTEM (FIDS) DALAM MENUNJANG KELANCARAN PELAYANAN INFORMASI DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL KOMODO LABUAN BAJO

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Flight Information Display System (FIDS) dalam menunjang kelancaran pelayanan informasi di Bandar Udara Internasional Komodo Labuan Bajo. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah gangguan jaringan yang berdampak pada keterlambatan pembaruan informasi penerbangan, sehingga memengaruhi operasional bandara dan pengalaman penumpang.

    Objek penelitian adalah sistem FIDS dan operator yang menjalankannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa FIDS telah berfungsi cukup baik dalam menyampaikan informasi penerbangan secara real-time, mencakup keberangkatan, kedatangan, nomor gate, dan status penerbangan. Namun, kendala jaringan masih menjadi hambatan utama yang menyebabkan keterlambatan informasi. Sebagai solusi, operator FIDS melakukan koordinasi dengan teknisi serta pihak maskapai, dan menyampaikan informasi secara manual melalui pengeras suara. Kesimpulannya, sistem FIDS memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran pelayanan informasi, meskipun diperlukan peningkatan infrastruktur jaringan untuk mengoptimalkan kinerjanya.

  9. PENGARUH UJI ORGANOLEPTIK TERHADAP PROSES FERMENTASI TEMPE DARI BIJI KECIPIR (Psophocarpus tetragonolobus)

    Tempe merupakan makanan fermentasi tradisional Indonesia yang umumnya terbuat dari kedelai. Inovasi dalam bahan baku tempe terus berkembang, salah satunya dengan menggunakan biji kecipir (Psophocarpus tetragonolobus). Proses fermentasi tempe biji kecipir melibatkan aktivitas mikroorganisme yang mengubah karakteristik bahan baku, termasuk rasa, aroma, tekstur, dan penampakan. Uji organoleptik adalah metode evaluasi sensorik yang penting untuk menilai kualitas produk pangan berdasarkan persepsi indra manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh uji organoleptik (meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa) terhadap keberhasilan dan karakteristik proses fermentasi tempe biji kecipir. Metode penelitian melibatkan pembuatan tempe biji kecipir dengan variasi kondisi fermentasi dan evaluasi organoleptik oleh panelis terlatih. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi mengenai parameter organoleptik yang paling signifikan dalam menentukan kualitas tempe biji kecipir serta implikasinya terhadap optimasi proses fermentasi.

  10. ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK SARUNG TANGAN MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) DAN KAIZEN DI PT MANO YOGYAKARTA

    PT Mano Yogyakarta merupakan salah satu pabrik sarung tangan yang ada di Yogyakarta, yang terletak di Jl. Klurak Baru RT.002 RW.004 kel. Boko Harjo, kec. Prambanan Kabupaten Sleman, Yogyakarta, 55572 Indonesia bergerak dibidang industri sarung tangan dengan total produksi 14.950 pcs pada oktober 2024. Perusahaan terus berupaya untuk mencapai tujuan produksinya dengan menjaga kualitas produk sarung tangannya. Jumlah cacat produksi sarung tangan pada bulan Oktober 2024 tergolong tinggi, lebih tinggi dari standar perusahaan yaitu 0,085%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis cacat yang dominan terjadi pada produksi sarung tangan, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi cacat dan mengetahui usulan perbaikan yang akan dilakukan untuk mengurangi cacat pada jenis cacat yang dominan terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Statistical Quality Control (SQC), dan Kaizen untuk menganalisis faktor penyebab dan mengurangi produk cacat yang kemudian peningkatan proses dan diakhiri dengan memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi ketidaksesuaian produk cacat pada sarung tangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat jenis cacat yang dominan terjadi terjadi, yaitu meleset jahit sebanyak 636 pcs. Berdasarkan diagram sebab- akibat dapat diketahui bahwa terdapat beberapa faktor penyebab produk cacat yaitu faktor manusia, mesin, material, dan lingkungan. Merekomendasikan solusi perbaikan dengan menggunakan 5W+1H dan Five M-Checklist untuk mengurangi penyebab kecacatan produk yang terjadi di PT Mano Yogyakarta.

     

  11. ANALISIS MULTIVARIAT FAKTOR UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LAYANAN APOTEK MENGGUNAKANSOFTWARE SPSS DAN SMARTPLS

    Apotek adalah sarana pelayanan kesehatan untuk membantu meningkatkan kesehatan bagi masyarakat, apotek juga sebagai tempat praktik tenaga profesi apoteker dalam melakukan pekerjaan kefarmasian, pelayanan kesehatan bermutu yang berorientasi pada kepuasan konsumen atau pasien menjadi prioritas utama bagi organisasi pelayanan di indonesia. Pada studi kasus ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode membagikan kuesioner, sedangkan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis multivariat faktor. Pengolahan data pada penelitian ini dibantu dengan software IBM SPSS dan SmartPLS. Untuk menyelesaikan permasalahan pada apotek, akan digunakan metode analisis multivariat faktor pada kuesioner tingkat kepuasan terhadap layanan di apotek yang telah dilakukan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pada output program SPSS diantara lain KMO and Bartlett’s Test, Anti-Image Matrices, Communalities, Total Variances Explained, Components Matrix. Sedangkan untuk output program SmartPLS diantara lain Outer Loading Second-Order Confirmatory Factor Analysis, Outer Loading Second-Order Confirmatory Factor Analysis, Fornell Lacker Criterion or HTMT, Cross Loading, Composite Reliability, dan Cronbach’s Alpha. Dengan demikian, penelitian ini dapat digunakan sebagai nilai tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan di apotek.

     

    A pharmacy is a health service facility to help improve health for the community, a pharmacy is also a place of practice for professional pharmacists in carrying out pharmaceutical work, quality health services that are oriented towards consumer or patient satisfactionis a top priority for service organizations in Indonesia. In this case study the data collection technique was carried out by distributing questionnaires. This research was carried out using the multivariate factor analysis method. Data processing in this research was assisted by IBM SPSS and SmartPLS software. To resolve problems in pharmacies, a multivariate factor analysis method will be used in the questionnaire on the level of satisfaction with services at pharmacies that has been carried out. The results of this research are the output of the SPSS program including KMO and Bartlett's Test, Anti- Image Matrices, Communalities, Total Variances Explained, Components Matrix. Meanwhile, the output of the SmartPLS program includes Outer Loading Second-Order Confirmatory Factor Analysis, Outer Loading Second-Order Confirmatory Factor Analysis, Fornell Lacker Criterion or HTMT, Cross Loading, Composite Reliability, and Cronbach's Alpha. Thus, this research can be used to assess the level of customer satisfaction with services at pharmacies.

  12. THE IMPACT OF EMERGING TECHNOLOGY ON CYBERSECURITY AUDIT METHODOLOGY: A LITERATURE PERSPECTIVE

    Evolusi yang cepat dari teknologi yang muncul, seperti Kecerdasan Buatan (AI), Pembelajaran Mesin (ML), Blockchain, Internet of Things (IoT), dan Digital Twins (DT), telah secara signifikan mengubah berbagai industri, termasuk lanskap keamanan siber. Meskipun teknologi ini menawarkan peluang yang belum pernah ada sebelumnya untuk efisiensi, otomatisasi, dan peningkatan kemampuan, teknologi ini secara bersamaan memperkenalkan risiko keamanan siber yang baru dan kompleks. Tinjauan literatur ini menyelidiki dampak dari teknologi yang muncul ini pada metodologi audit keamanan siber tradisional. Dengan menganalisis literatur ilmiah dan industri yang ada, makalah ini mengidentifikasi kerentanan baru dan vektor serangan yang dibawa oleh AI, ML, Blockchain, IoT, dan DT. Selain itu, makalah ini juga membahas bagaimana metodologi audit harus beradaptasi untuk menilai dan memitigasi ancaman-ancaman canggih ini secara efektif. Temuan ini menyoroti kebutuhan penting bagi auditor untuk memperoleh keterampilan baru, merangkul alat audit yang digerakkan oleh AI / ML, dan mengintegrasikan pendekatan yang lebih dinamis dan adaptif untuk memastikan keamanan siber yang kuat dalam sistem yang semakin terhubung dan cerdas.

     

    The rapid evolution of emerging technologies, such as Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), Blockchain, Internet of Things (IoT), and Digital Twins (DTs), has significantly transformed various industries, including the landscape of cybersecurity. While these technologies offer unprecedented opportunities for efficiency, automation, and enhanced capabilities, they simultaneously introduce novel and complex cybersecurity risks. This literature review investigates the impact of these emerging technologies on traditional cybersecurity audit methodologies. By analyzing existing scholarly and industrial literature, this paper identifies the new vulnerabilities and attack vectors brought forth by AI, ML, Blockchain, IoT, and DTs. Furthermore, it explores how audit methodologies must adapt to effectively assess and mitigate these advanced threats. The findings highlight the critical need for auditors to acquire new skills, embrace AI/ML-driven audit tools, and integrate a more dynamic and adaptive approach to ensure robust cybersecurity in increasingly interconnected and intelligent systems.

  13. Optimalisasi Sistem Emergency Stop dan Switchboard Alarm Kapal Berdasarkan Analisis Kinerja

    The ship’s electrical system plays a vital role in supporting the operational reliability of modern merchant vessels. This study aims to evaluate the performance of the emergency stop and alarm switchboard systems on MV HT KUWE and to formulate improvement measures to ensure that protection functions comply with marine electrical safety standards. A descriptive applied method with a technical case study approach was used through inspection and panel function tests conducted from May to June 2025 at the Pertamina Donggi-Matindok Field Port, Luwuk, Central Sulawesi. The observations show that the emergency stop buttons for the bilge pump and CO₂ fan failed to fully cut off the current, while the low insulation alarm and trip system did not respond according to the response time standards stated in the Marine Switchboard Specification Manual (HT KUWE, 2019), IMO, and SOLAS regulations. Identified causes include worn relays, decreased sensor sensitivity, and unscheduled maintenance routines. This research recommends rechecking wiring, replacing aged protection components, recalibrating alarms, and scheduling regular inspections to maintain the fail-safety principle. The findings are expected to serve as a practical reference for the engine crew in planning maintenance procedures and supervising the switchboard protection system to support safe and reliable ship operations.

  14. ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PT MANO YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT & RISK CONTROL (HIRARC)

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keselamatan kerja di PT Mano Yogyakarta, sebuah perusahaan manufaktur sarung tangan, dengan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Permasalahan yang dihadapi mencakup sejumlah kecelakaan kerja seperti luka gores akibat pisau pemotong, tusukan jarum mesin jahit, serta luka akibat kontak dengan setrika. Melalui pendekatan HIRARC, dilakukan identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko berdasarkan tingkat keparahan dan kemungkinan terjadinya, serta usulan strategi pengendalian yang relevan. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi di bagian produksi. Hasil analisis menunjukkan terdapat enam potensi bahaya utama, yang diklasifikasikan menjadi empat kategori risiko: satu risiko ekstrem (terkena cairan karet panas), tiga risiko tinggi (terkena mesin jahit, setrika, dan sengatan listrik), satu risiko sedang (salah sambung kabel), dan satu risiko rendah (terpeleset akibat bahan material). Strategi pengendalian risiko yang diusulkan mencakup rekayasa teknis, prosedur administratif, serta penggunaan alat pelindung diri (APD). Implementasi pengendalian ini diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko hingga ke level yang dapat diterima serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pelatihan keselamatan kerja, pemeliharaan alat secara berkala, dan peningkatan kesadaran pekerja terhadap K3 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meminimalkan kecelakaan kerja.

  15. STRATEGI PEMASARAN SEED PAPER FROM RECYCLE PAPER PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS & ANALISIS SWOT

    This study aims to formulate a marketing strategy for seed paper products made from recycled paper using the Business Model Canvas approach and SWOT analysis in the context of environmental engineering. The background of this study is based on the increasing volume of global paper waste and the need for creative sustainable solutions that support carbon emission reduction. The method used is qualitative descriptive, through observation and documentation to examine perceptions of the environmental attributes of the product. The results of the study indicate that seed paper has high ecological value because it can decompose naturally and provides dual benefits as both a painting medium and a greening tool. The integration of the paint-by-number concept with seed paper media also offers significant product differentiation, enhancing aesthetic and educational value while expanding the market to creative communities and educational institutions. Digital marketing strategies, community collaboration, and custom services are key elements to strengthen competitiveness. Financial analysis indicates positive net profit projections, making this business model viable for development. These findings reinforce the role of seed paper not only as an environmentally friendly product but also as an educational medium and sustainable art innovation. This research recommends expanding market reach through digital platforms and developing product features based on sustainability and social engagement.

  16. PERANCANGAN DESAIN WASTAFEL OTOMATIS MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)

    In terms of hand washing needs, not everyone has the same access to hand washing facilities in public facilities. Such as hand washing facilities in tourist attractions, terminals, markets and other public places. The purpose of this study is to determine which attributes are the attraction of respondents and how this product can be used by users, therefore a method is needed to solve this problem, the method used is QFD (Quality Function Deployment) is to translate consumer needs into real product characteristics and identify priority areas that need attention in the design and development process. By implementing the ‘‘Quality Function Deployment (QFD)” method, user needs can be translated into technical specifications for automatic sinks, found in a sturdy frame construction with an interest score of 93 and a percentage value of 28% and a steel machine frame has a score of 85 with a percentage of 26% then water pressure with a score of 81 and 24%.